Analisis Yuridis Sinergi Bank Syariah Indonesia dan Dewan Perwakilan Muhammadiyah Bengkulu: Tinjauan Prinsip Persaingan Usaha Sehat dan Maqashid Syariah
Main Article Content
Abstract
Artikel ini menganalisis landasan yuridis dan implikasi kerja sama strategis antara Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Bengkulu. Isu hukum ini berpusat pada konsistensi komitmen PWM untuk mengalihkan seluruh amal usahanya ke BSI dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli, serta tantangan BSI dalam mewujudkan Maqashid Syariah melalui kemitraan ini. Melalui metode penelitian hukum normatif, penelitian ini mengkaji keseimbangan antara tujuan penguatan ekonomi umat dan risiko praktik persaingan usaha tidak sehat yang ditimbulkan oleh dominasi BSI. Hasil analisis menunjukkan bahwa sinergi ini memiliki landasan normatif kuat dari sisi ekonomi umat, namun komitmen eksklusif tersebut berpotensi melanggar prinsip persaingan usaha yang adil. Untuk menjaga integritas BSI, implementasi kerja sama harus diperketat dengan aspek sosial (CSR) dan inklusivitas Maqashid Syariah.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Abdul, Abdul Rachman, dkk. (2022). Tantangan Perkembangan Perbankan Syariah di Indonesia. Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance, Vol. 5, No. 2, hlm. 352–365.
Alma, B., & Priansa, D. J. (2009). Manajemen Bisnis Syariah. Alfabeta, hlm. 102.
Ananda Dwi Cahya, & Tuti Anggraini. (2022). Analisis Problematika Bank Syariah Indonesia Setelah Merger Studi Kasus Bank Syariah Indonesia (BSI). Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, Vol. 7, No. 12, hlm. 576–581.
Anisa, A., & Bakhri, S. (2024). Peran dan Tantangan Bank Syariah Indonesia dalam Meningkatkan Inklusi Keuangan Melalui Produk Mikro Syariah. Jurnal Relevansi: Ekonomi, Manajemen dan Bisnis, Vol. 8, No. 2, hlm. 79–83.
Aqlima Geubrina, Teuku Zulkarnain, & Mariana Mariana. (2025). Peran Regulasi, Kinerja Keuangan, dan Inovasi Digital dalam Memperkuat Perbankan Syariah di Aceh. Journal of Islamic Management, Vol. 5, No. 1, hlm. 55–72.
Asmawi, M. (2025). Inovasi dan Tantangan Perbankan Syariah pada Era Digital di Indonesia. El-Arbah: Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Perbankan Syariah, Vol. 8, No. 2, hlm. 286–298.
Bahtiar, Chasan Bisri, & Faishal Asmu’i. (2025). Implementasi Nilai-nilai Keislaman Ahlusunnah wal Jamaah dalam Prinsip Good Corporate Governance (GCG) pada Perbankan Syariah. Innovative: Journal of Social Science Research, Vol. 5, No. 1, hlm. 7075–7091.
Helmi Rozin, Moh Khoirul Anam, & Nurul Setianingrum. (2025). Analisis Pertumbuhan dan Tantangan Bank Syariah Indonesia. Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu, Vol. 3, No. 1, hlm. 927–930.
Hosen, M., & Muhammad Nasir, S. (2024). Inklusi Keuangan Syariah: Peluang dan Tantangan di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah, Vol. 6, No. 2.
Indriani, S., Suryani, S., & Nugraheni, S. (2021). Implementasi Maqashid Syariah pada Pelaksanaan CSR PT Bank Syariah Mandiri Tbk. Wahana Islamika, Vol. 7, No. 2, hlm. 180.
Khutub, M. (2022). Potential Abuse of the Dominant Position of Indonesian Islamic Bank: The Case of Bank Syariah Indonesia (BSI) Post-Merger. Az-Zarqa’: Jurnal Hukum Bisnis Islam, Vol. 14, No. 1, hlm. 1–17.
Maulidina, A., Nawawi, M. K., & Devi, A. (2022). Pengaruh Inklusi Keuangan dan Bank Syariah terhadap Kemiskinan di Indonesia. El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam, Vol. 4, No. 4, hlm. 908–927.
Mufid, M. (2021). Filsafat Hukum Ekonomi Syariah: Kajian Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi Akad-akad Muamalah Kontemporer. Kencana, hlm. 94.
Mulyani, S. (2022). Model Implementasi Maqashid Syariah dalam Perbankan Syariah. Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang, hlm. 50.
Muyasaroh, N. (2022). Analisis Kinerja Keuangan Perbankan Syariah Pasca Merger Ditinjau dari Berbagai Aspek. Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah, Vol. 5, No. 2, hlm. 120–135.
Nainggolan, B. (2023). Perbankan Syariah di Indonesia. PT RajaGrafindo Persada, hlm. 45.
Putri, N. L., Roykhan, M. R., & Hana, K. F. (2022). Strategi Pengelolaan Likuiditas pada Bank Syariah Indonesia. Jurnal Ilmu Perbankan dan Keuangan Syariah, Vol. 4, No. 1, hlm. 34–49.
Rangkuti, A. R., Ibdalsyah, I., & Devi, A. (2021). Pengaruh Keuangan Inklusif dan Bank Syariah terhadap Konsumsi Nasional Indonesia. El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam, Vol. 2, No. 2, hlm. 27–37.
Resti, E., Aravik, H., & Choirunnisak, C. (2021). Pengaruh Motivasi dan Pengetahuan Produk Perbankan Syariah terhadap Keputusan Menjadi Nasabah Bank Syariah Indonesia (Studi Kasus ex-Bank Syariah Mandiri KCP Palembang KM 6). JIMPA (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah), Vol. 1, No. 2, hlm. 125–134.
Setiyowati, A., & Azqiya’, K. (2022). Analisis Penerapan Corporate Social Responsibility (CSR) pada Bank Syariah Mandiri KC. Jemur Handayani Surabaya dalam Perspektif Maqhasid Syariah Indeks. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, Vol. 8, No. 2, hlm. 2010–2019.
Sobana, D. H., Hamzah, R., & Habibah, S. (2021). Determinan Dana Pihak Ketiga Bank Umum Syariah di Indonesia. JPS (Jurnal Perbankan Syariah), Vol. 2, No. 2, hlm. 226–236.
Usman, R. (2012). Aspek Hukum Perbankan Syariah di Indonesia. Sinar Grafika, hlm. 75.
Vika Anjani, & Cupian Cupian. (2025). Analisis Pengaruh Inklusi Keuangan Syariah, Perbankan Syariah, dan Pasar Modal Syariah terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Periode 2013–2023. Journal of Islamic Economics and Finance, Vol. 3, No. 2, hlm. 236–253.